Sabtu, 10 Mei 2014

Ripley 1997 – 2007 Part 1



            Ya judul diatas awalannya sedikit mirip dengan salah satu judul Drama yang ditayangkan oleh saluran Tv kabel di korea yaitu TvN. Dimana menceritakan sesuatu dimasa lalu yaitu masa-masa si pemeran utama ketika masih sekolah di SMA dengan segala tingkah laku konyolnya bersama dengan teman-temannya, pergolakan cinta, kesedihan, persahabatan, dan juga permasalah keluarga serta juga terdapat permainan dan barang-barang yang ada pada zaman tersebut, dan mungkin pada zaman sekarang barang-barang dan permainan tersebut mungkin sudah jarang dimainkan bahkan sudah hilang tak berjejak hehehehh.

            Dalam tulisan kali ini saya akan sedikit flashback kemasa ersebut dengan mengingatkan kita pada permainan yang sering dimainkan pada zaman SD-SMP, dan mungkin pada saat sekarang ini sudah jarang dimainkan, bahkan tidak pernah dimainkan lagi, dan mungkin karena pengaruh budaya dan perkembangan teknologi yang terlalu pesat. Dan beruntunglah orang-orang yang sudah ada pada sekitaran tahun 1997-2007 yang pada saat itu sudah beranjak masuk SD dan SMP, karena pada waktu SD ada yang namanya pelajaran KTK dan PLKJ dimana disitu ada semacam cerita tentang permainan tradisional dan disitu para guru mengharapkan dan menyuruh kita untuk memainkannya selepas pulang sekolah. Dan berikut adalah beberapa permainan yang mungkin akan mengingatkan kita pada masa-masa tahun 1997-2007 . . . . . .

  1. Petak Umpet
Ada yang pernah main permainan ini ??? ya petak umpet adalah sejenis permainan yang membutuhkan minimal 2 orang atau bisa lebih untuk menambah keseruannya. Dalam permainan ini ada yang bertugas berjaga dan biasanya menggunakan tembok atau tiang listrik untuk dijadikan posnya, dan satu lagi bertugas bersembunyi (ngumpet). Dan orang yang bersembunyi dinyatakan menang apabila dia berhasil kembali ke dan memegang pos tanpa ketahuan orang yang berjaga dan meneriakan kata Panca, atau dibeberapa daerah ada yang bilang pong / hong.


Dan dinyatakan kalah apabila yang berjaga menemukan orang yang bersembunyi dan berlari ke pos dan memegang pos sambil menerikan nama orang yang bersembunyi, dan kalau si petugas jaga salah meneriakan nama, maka si yang bersembunyi tersebut berhak meneriakan kata kebakaran, yang menyatakan kalau si petugas jaga salah menyebut nama dan permainan akan diulang dengan petugas jaga harus menghitung sampai 50 agar si yang bersembunyi bisa mencari tempat sembunyi (ngumpet) lagi.
Dan permainan ini paling sering dimainkan sabtu sore dan malamnya, tapi permasalahannya kalu malam hari ada yang bilang “jangan ngumpet jauh-jauh lo, ntar diculik kolong wewe loh” dan itulah beberapa kata-kata yang saya inget ketika memainkan permainan tersebut, dan disini biasanya kami membuat batasan wilayah bersembunyi.


  1. Petak Jongkok
Lalu petak jongkok, ntah darimana asal permainan ini, namun permainan ini adalah permainan yang paling sering dimainkan pada sekitara tahun tersebut, dan permainan ini hanya membutuhkan sedikit tanah lapang untuk berlari dan juga tidak kurang 5-8 pemain agar lebih seru.


Keseruan permainana ini adalah ketika satu lawan satu dengan orang yang berjaga, dimana bagaimana caranya kita menghindari petugas yang jaga agar kita bisa membangunkan yang lain, agar kita dapat bergantian berjongkok, karena disini apabila kita jongkok, kita tidak akan dosentuh oleh orang yang berjaga tersebut. Dan biasanya permainan ini paling sering dimainkan pada saat sabtu sore, malam minggu, atau ketika jam olahraga di sekolah. Dan knapa kok biasanya permainan ini dimainkan setiap sabtu ?? ya karena pada tahun itu kami masih masuk sampai hari sabtu, dan biasanya hari sabtu diisi hanya oleh pelajaran olahraga, KTK (kesenian tangan dan kesehatan) serta PLKJ. Dan biasanya kami juga sering memainkannya sepulang terawih di masjid.


  1. Bete 7
Ntah nama asli permainan ini apa, cuman kami sering menyebutnya dengan permainan Bete 7, dimana permainan ini membutuhkan 7 pecahan genteng yang disusun keatas dan sebuah batu untuk pancaan, serta sebuah batu yg digunakan pelempar untuk menjatuhkan susunan batu tersebut.

Permainan ini hampir mirip dengan petak umpet, namun disini yang berjaga seolah-olah mempunyai benteng yang harus dijaga (7 susunan batu) agar tidak ditendang atau dirubuhkan orang yang tidak jaga dengan syarat untuk merubuhkan batu tersebut harus ada salah satu orang yang kena dahulu, kalau ditendang dan belum ada yang kena oleh penjaga, maka orang yang menendang tersebut otomatis akan menjadi penjaga, dan yang sebelumnya jaga akan bebas dan ikut bersembunyi. Dan biasanya permainan ini paling sering dimainkan pada malam minggu.

  1. Galasin
Galasin adalah permainan yang membutuhkan area yang cukup luas, dan biasanya menggunakan lapangan badminton untuk memainkannya, galasin sendiri ialah permainan kelompok yang terbagi menjadi 2 tim dan dalam satu tim biasanya terdiri dari 3 atau lebih pemain, dan biasanya petak garisnya disesuaikan dengan jumlah orang yang ada didalam 1 tim yang harus berjaga di petak garisnya masing-masing.


Permainan ini sangat membutuhkan sekali kerjasama tim untuk mengalahkan lawan dan membutuhkan strategi agar salah satu lawan dapat terjebak di dalam petak garis, sehingga bisa mengecoh anggota lawan lain untuk melakukan kesalahan yang bisa mengakibatkan tim nya kalah, karena melakukan finish ketika salah satu timnya masih ada yang belom start. Dan disini garis start dan finish berada pada satu tempat, sehingga nanti pemain akan melakukan bolak balik.




  1. Benteng
Ya permainan benteng adalah permainan dalam bentuk tim yang melakukan battle antar pos masing-masing dimana syarat permainan ini kita bisa melakukan panca ke pos lawan, dan kita juga bisa menawan anggota lawan dengan syarat kita yang paling lebih dulu memegan pos kita dibanding lawan, sehingga lawan ibaratnya disebutnya kalah tua dibanding kita.


Dan biasanya permainan ini dimainkan di sekolah atau dirumah serta biasanya dimainkan pada sore hari.


  1. Batu Kalimanda (Engklek)
Dulu kami menyebut permainan engklek dengan nama batu kalimanda. Permainan ini hanya membutuhkan sedikit tanah lapang dan batu untuk dilempar sebagai gacoan dan biasanya menggunakan batu pecahan langit-langit rumah. Cara bermainnya kita cukup membuat pola dan diberi no 1-10 dan disini kita semcam jinjit dan tidak boleh menginjak kotak yang ada batu gacoan kita. 



Dan apabila sudah sampai atas (angka 10) kita akan membuat bintang agar bisa berdiri dengan dua kaki, dan melempar batu gacoan kita ke petak nomer yang belum ditempati lwan yang menag, dan biasanya urutan nomernya harus berurutan dari 1-10 dan apabila kita sudah mendapat petakan nomer tersebut, maka kita bisa menandainya dan seolah-olah membuat rumah yang orang lain tidak boleh menginjaknya.



  1. Karet
Permainan ini biasanya dilakukan oleh anak perempuan dan biasanya permainan ada yang dilakukan dengan memutar-mutarkan karet atau merentangkannya. Dan sebenernya resiko permainan ini cukup berta, karena kalau tidak hati-hati kaki pemain itu bisa terkilir bahkan bisa menyebabkan cidera serius sampai dengan patah tulang.\





  1. Congklak
Permainan ini biasa dimainkan juga oleh anak perempuan, dimana permainan ini terdiri dari papan permainan yang terdapat lubang-lubang sejajar dan 2 lubang yang bisa dikatakan sebgai lubang induk pada masing-masing sisi dan menggunakan biji yang terbuat dari kerang untuk mengisi lubang-lubang tersebut.




  1. Kuda Reot
Ini adalah permaian tim yang biasanya dimainkan oleh anak laki-laki, dimana disini akan dibagi 2 tim dimana akan ada yang menjadi kuda dan ada tim lain yang menaiki yang berusaha mereotkan kuda sebelum kepala sama kepala (pemain terdepan dari masing-masing tim) nelakukan suit, dan tim kuda akan kalah apabila di reot,sedangkan tim yang mereotkan akan kalah apabila salah satu anggota tim kakinya ada yang menyetuh lantai.

Permainan ini cukup sering dimainkan oleh kami ketika sd kelas 6 dan smp, dan satu-satunya halangan dari permainan ini adalah guru, karena disekolah kami beberapa guru ada yang melarang kami memainkan permainan ini karena takut akan resiko yang ditimbulkan ketika kami memainkan permainan ini.




Dan sekilas itulah beberapa permainan yang mungkin akan mengingatkan anda kembali ke masa-masa sd dan smp dimana anak-anak yang hidup, serta tumbuh dan berkembang pada tahun 1997-2007 masih bisa merasakan serunya permainan tersebut, dan mudah-mudah anak-anak sd dan smp jaman sekarang bisa tergugah untuk memainkan permainan tersebut dan melestarikannya. Sekian tulisan kali ini Terimakasih hehehehe . . . . . .. .
Sumber Gambar:
http://adcalture.wordpress.com/2011/07/22/permainan-tradisional-anak-indonesia/
 #Etika dan Profesional TSI 8.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Dimas Amiluhur Blak Magik is Designed by productive dreams for smashing magazine Bloggerized by Blogger Template © 2009